Posted in Kura - Kura

Ayo Jadi Sahabat Penyu !

OLYMPUS DIGITAL CAMERAPerairan Indonesia merupakan rute perpindahan (migrasi) Penyu Laut yang terpenting di persimpangan Samudera Pasifik dan Hindia.

Lebih dari itu, Indonesia tercatat memiliki pantai peneluran Penyu Belimbing terbesar di wilayah Pasifik, yaitu Abun, Papua, serta peneluran Penyu Hijau terbesar di Asia Tenggara, yaitu Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Penyu Laut memiliki umur reproduktif minimal 10 tahun sebelum kembali ke pantai kelahirannya untuk bertelur. Dari telur-telur yang menetas tersebut, hanya beberapa yang mampu selamat hingga mencapai usia kematangan seksual dan siap berkembang biak.

Bagi masyarakat pesisir di sekitar area peneluran, Penyu Laut memiliki beragam arti. Selain erat kaitannya dengan mitos dan tradisi lokal, daging dan telur Penyu Laut dikonsumsi masyarakat dan merupakan sumber protein sehari-hari. Sayangnya, sejak tiga dekade lalu berkembang perdagangan produk Penyu Laut, bahkan hingga ke pasar global. Angkanya kian tahun kian meningkat drastis. Perdagangan daging penyu banyak dilakukan di Bali, sedangkan perdagangan telur penyu dapat dengan mudah ditemukan di Kalimantan, Sumatera, dan Jawa.

Ancaman terhadap Kelangsungan Hidup Penyu Laut dan Habitatnya
IUCN telah menyatakan Penyu Laut masuk dalam Red List of Threatened Species (Daftar Merah Spesies yang Terancam). Sebagai spesies yang daur hidupnya secara alamiah sudah rentan, kelangsungan populasi Penyu Laut makin terancam dengan meningkatnya aktivitas manusia. Aktivitas-aktivitas tersebut mencakup hancurnya habitat dan tempat bersarang penyu, tangkapan sampingan (bycatch), pencurian telur, perdagangan ilegal produk penyu, dan berbagai eksploitasi yang membahayakan lingkungan. Hancurnya habitat penyu akan secara langsung membahayakan kelestarian spesies pemangsa ubur-ubur ini.

Peran WWF Indonesia dalam Konservasi Penyu Laut
Sejak 1984 WWF-Indonesia terlibat dalam beberapa proyek dan program konservasi Penyu Laut. Di antaranya mempromosikan dan memfasilitasi pembentukan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) berbasis Penyu Laut, pembentukan Kebijakan “Konsesi Penolakan Telur”, pembentukan kesepakatan dengan masyarakat terhadap perburuan Penyu Belimbing, peningkatan kepedulian terhadap status konservasi Penyu Belimbing di Berau dan Pulau Kei Kecil, implementasi alat tangkap ramah Penyu Laut dan penanganan terhadap Penyu Laut sebagai bycatch langsung di atas kapal nelayan, serta penandatanganan sejumlah nota kesepahaman dalam rangka perlindungan dan komitmen dari berbagai pihak terkait untuk kelangsungan hidup Penyu Laut di Indonesia.

Peran aktif individu terhadap berbagai upaya konservasi Penyu Laut diwadahi dalam sebuah program donasi “Sahabat Penyu”. Program donasi ini merupakan jawaban sekaligus tantangan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelangsungan hidup Penyu Laut di masa mendatang.

Sumber :

http://www.wwf.or.id/cara_anda_membantu/bertindak_sekarang_juga/sahabat_penyu/

Advertisements

Author:

Adhi Praditya. Lahir di Denpasar, Kota yang cukup padat dengan kemajuan teknologi yang semakin meningkat. Saya adalah seorang pelajar yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMP Negeri 3 Denpasar, salah satu sekolah favorit di Kota Denpasar. Beberapa bulan terakhir saya mulai menyukai kegiatan yang berhubungan dengan IT terutama men-desain dan saat ini sedang mencoba mengikuti lomba desain blog. Saya juga memiliki hobi berolah raga dan bermain game online. Saya termasuk orang yang masih tergolong pemula sehingga masih perlu banyak belajar dan mencari pengalaman dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan IT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s